+129.13 ton (2022 → 2023)
−56.15 ton (2023 → 2024)
1,516.73 ton
Berdasarkan data emisi karbon dari tahun 2022 hingga 2024, dapat dilihat bahwa terjadi peningkatan signifikan pada tahun 2023 dibandingkan 2022. Hal ini dipengaruhi oleh pertumbuhan jumlah kendaraan di wilayah seperti Bogor, Bekasi, Bandung, dan Karawang.
Namun pada tahun 2024, tren menunjukkan penurunan ringan pada beberapa wilayah seperti Bekasi, Bogor, dan Garut. Penurunan ini diduga berasal dari meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap transportasi publik serta kebijakan rekayasa lalu lintas.
Wilayah dengan emisi tertinggi secara konsisten adalah Kota Bandung dan Kabupaten Bekasi karena jumlah kendaraan yang jauh lebih besar dibandingkan wilayah lain.